PERUBAHAN PADA MAKHLUK HIDUP

A. Perubahan pada Makhluk Hidup

1.      Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia

Pertumbuhan artinya bertambahnya ukuran tubuh, baik tinggi badan atau berat badan. Secara alami, pertumbuhan diatur oleh zat yang disebut hormon. Kekurangan hormon pertumbuhan menyebabkan pertumbuhan menjadi kerdil atau kretinisme.

Perkembangan adalah fase-fase pertumbuhan. Sebelum lahir, manusia ada di dalam kandungan ibu selama 9bulan 10 hari. Setelah lahir, bayi akan tumbuh menjadi balita. Dari balita akan tumbuh menjadi anak-anak. Kemudian menjadi remaja.dan kemudian akan menjadi dewasa. Setelah dewasa pertumbuhan akan terhenti.setelah dewasa manusia akan menjadi tua. Perubahan dari bayi – balita – anak – remaja – dewasa – tua yang dimaksud dengan perkembngan.

B. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

Faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia adalah sebagai berikut.

1.      Pengaruh Kesehatan

Tidak ada orang yang ingin sakit. Orang yang sedang sakit akan malas melakukan kegiatan apapun. Orang sakit akan malas untuk makan karena lidahnya terasa pahit. Berbeda dengan orang yang sehat. Tahukah kamu, kesehatan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan manusia. Jika sakit, kita menjadi malas makan. Tentu saja hal ini dapat menghambat pertumbuhan. Oleh karena tubuh tidak mendapatkan energi dari makanan. Tubuh akan menjadi lemas dan lamban untuk bergerak. Oleh karena itu, jagalah selalu kesehatanmu.

2.      Pengaruh Makanan Bergizi Seimbang

Manusia makan untuk mendapatkan energi. Dengan energi, kita dapat melakukan semua kegiatan. Makanan diperlukan untuk tumbuh menjadi lebih tinggi dan besar. Selain itu, makanan juga diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Apa saja makanan yang kamu makan setiap hari? Makanan ada yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Makanan dari tumbuhan dibedakan menjadi sayuran, buah, umbi, dan biji-bijian. Makanan yang berasal dari hewan digunakan sebagai lauk pauk. Makanan dapat dikelompokkan sebagai berikut:

  1. Kelompok umbi dan biji-bijian sebagai makanan pokok. Misalnya, padi, kentang, jagung, ketela, dan roti.
  2. Kelompok sayur-sayuran. Misalnya, kubis, tomat, seledri, bayam, kangkung, dan wortel.
  3. Kelompok buah-buahan. Misalnya, pepaya, pisang, semangka, mangga, jeruk, apel, dan rambutan.
  4. Kelompok daging untuk lauk pauk. Misalnya, ayam, daging sapi dan kambing, telur, serta ikan.

Ada juga lauk pauk yang berasal dari tumbuhan, Misalnya, tempe dan tahu. Tempe dan tahu terbuat dari kacang kedelai yang mengandung protein. Makanan sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan manusia. Makanan yang sehat dan bergizi seimbang menunjang pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

Oleh karena itu, makanan yang baik untuk kamu makan adalah empat sehat lima sempurna. Nasi, lauk pauk, sayur mayur, buah-buahan, dan susu.Makanan bergizi cukup mengandung zat-zat gizi. Misalnya, karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin. Makanan yang sehat dan bergizi seimbang harus bersih, bebas dari pewarna, dan tidak basi. Tenaga yang kita peroleh berasal dari karbohidrat. Karbohidrat dapat kita peroleh dari nasi, jagung, singkong, dan roti. Protein dan lemak dapat kita peroleh dari lauk pauk. Misalnya, daging, ikan, telur, tahu, dan tempe. Lemak dan protein membuat tubuh menjadi lebih besar dan tinggi.

Vitamin dan mineral dapat diperoleh dari sayuran dan buahbuahan. Vitamin dan mineral dapat mencegah timbulnya penyakit. Dengan demikian, tubuh kita tetap sehat. Makanan yang sehat lebih baik jika ditambahkan susu. Manfaat dari susu adalah penyempurna gizi makanan.

3.      Pengaruh Bahan Tambahan Makanan

Agar makanan kelihatan menarik biasanya diberikan zat tambahan. Bahan tambahan makanan ada yang alami, juga ada yang buatan. Bahan tambahan makanan tidak mengandung nilai gizi. Zat yang ditambahkan dalam makanan disebut dengan zat aditif. Zat aditif dapat membahayakan kesehatan jika terlalu sering dikonsumsi. Berbagai zat aditif akan dijelaskan sebagai berikut.

a. Zat pengawet

Zat pengawet digunakan untuk mengawetkan makanan. Para nelayan mengawetkan ikannya dengan garam. Manisan buah diawetkan dengan gula. Gula dan garam adalah zat pengawet alami.

Pengawet buatan terbuat dari zat kimia. Zat pengawet ini biasanya digunakan pada makanan kemasan. Margarin, kecap, selai, dan kornet diawetkan dengan asam benzoat. Bakso dan tahu diawetkan dengan boraks. Penggunaan pengawet buatan dalam makanan dapat membahayakan tubuh.

b. Zat pewarna

Kunyit biasanya digunakan sebagai pewarna kuning untuk nasi. Daun suji digunakan untuk membuat warna hijau pada kue tradisional. Kunyit dan daun suji merupakan zat pewarna alami. Selain itu, digunakan pula daun jambu biji. Daun ini digunakan untuk membuat warna coklat. Ada juga anggur untuk membuat warna ungu.

Agar-agar, sirup, dan permen biasanya menggunakan bahan pewarna buatan. Misalnya, indigokarmin (warna biru) dan tartrazin (warna kuning). Ada juga eritrosin (warna merah). Pewarna buatan tidak boleh digunakan secara berlebihan. Oleh karena dapat merusak kesehatan tubuh.

c. Zat penyedap rasa

Ada dua jenis penyedap rasa, yaitu alami dan buatan. Santan, bawang, dan vanili adalah penyedap rasa alami. Ada banyak lagi contoh penyedap rasa alami. Misalnya, seledri, salam, pandan, jahe, daun jeruk, dan garam. Zat penyedap rasa bermanfaat untuk memberi rasa dan aroma yang sedap.Contoh penyedap rasa buatan adalah vetsin, esen, dan aspartam. Vetsin (MSG) ditambahkan pada masakan untuk menguatkan cita rasa. Esen digunakan untuk memberi rasa dan aroma buah-buahan. Aspartam berfungsi untuk memberi rasa manis.

4. Pengaruh Istirahat, Rekreasi, dan Olahraga

a. Manfaat istirahat

setelah beraktivitas seharian,tubuh memerlukan istirahat. Istirahat yang paling baik adalah tidur. Saat tidur otot-otot akan mengendur dan tubuh akan menjadi rileks. Karena itu, setelah bangun tidur tubuh kita akan menjadi segar. Dengan tidur cukup, maka pertumbuhan anak akan menjadi baik.

b. Manfaat rekreasi

Rekreasi dapat menghilangkan kebosanan dari kegiatan sehari-hari. Kita tidak harus membutuhkan biaya mahal untuk berekreasi. Kita dapat memancing di sungai. Ataupun bermain di taman hiburan.

c. Manfaat olahraga

Dengan berolahraga tubuh kita menjadi sehat. Berolahraga akan membuat aliran darah lancar. Otototot tubuh pun menjadi lentur, padat, dan kuat. Akibatnya, tubuh pun menjadi kuat dan sehat. Olahraga harus dilakukan sesuai kemampuan. Anak-anak tidak boleh berolahraga terlalu berat. Hal ini dapat menyebabkan cidera.Olahraga juga dapat menyehatkan jiwa. Senam, lari, basket, dan renang merupakan contoh olahraga.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s